Karena sesuai janjiku, aku harus membayarnya 400 ribu setiap roll-nya.Sita pun menerima uang yang aku berikan dan kembali memasukannya ke dalam sakunya.“Mau tambah lagi nggak?” tanyaku. Bokep Ojol “Betul kan?!” desakku padanya.Sita hanya diam.. Masa sih dari tadi kau gak Sitat toket gue yang terayun ayun gini” katanya sambil memegang toketnya denga dua tangannya.Tampaknya dia sudah mulai rilex denganku karena sudah memakai bahasa lu-gue.“Iya serius, aku belum bisa Sitat jelas tuh!”Kemudian ia menarik baju seragamnya ke belakang, sehingga toketnya yang tadinya tersamar di balik seragamnya. Di akhir pembicaraan Mas Yus sempet bilang bahwa Sita itu sexy banget dengan keadaan seperti ini, suruhlah sering sering ia belanja ke tokonya.Dan aku yakin Sita mendengarnya, karena tempat Mas Yus menerima telepon hanya berjarak setengah meter dari tempat Sita berdiri, sedang saat ia mengucapkanya Mas Yus berbicara biasa, tidak berbisik.




















