dia begitu pasrah dan ikhlas dengan ciuman-ciuman yang aku berikan…
dan saat aku menjilati daun telingganya…. Gue : ngak ach ngak berani takut kamu malah marah, mendingan kamu aja yg cium aku dijamin aku ngak akan marah (ha…ha…ha… kataku sambil bercanda). Bokep Cina Wajah dan senyuman itu terus terbayang….. yang mesra dan yang lama (katanya genit). dari jendela rumahku, mataku mengiringi langkahnya dan menghantarnya masuk kedalam rumah yang hanya berselang 3 rumah dari rumahku bahkan dari jendela rumahku dengan jelas bisa kulihat saat dia membuka pintu pagar rumahnya dan tersenyum menangkap basah aku yg dari tadi memperhatikannya. kalian lanjut berdua dulu ya aku mau keluar sebentar
Gue : Mau kemana bro disini aja, kecuali lo ngaku kalah (aku langsung gugup)
Shu : kalau mau pergi, sekalian yg lama ya, jangan pulang sebelum sore biar kami punya waktu berdua lebih lama.




















