Malam itu dgn baju rapinya kelihatan sangat Ganteng sekali. Terasa k0ntol Herman sdh mulai keras, terasa dari luar celananya.Akhirnya Herman melepaskan pelukan eratnya, setelah aku mulai menikmatinya. Bokeb Aku membalas ciuman Herman, lidah kami pun saling berpagutan, lidah panjang Herman menguasai mulutku, kadang sesekali Herman mencokot lidahku. Dan kurang lebih 15 menit sampailah Di hotel pesona.“Kita mau ngapain Disini Her” tanyaku“Aku kangen sama kamu Lin, aku ingin mengajak kamu untuk berduaan”“Aaaahhh kamu aneh-aneh saja Her, nanti kemaleman aku dimarahi suamiku”“Sebentar aja kok Lin, kamu tenang aja”Belum sampai aku menjawabnya aku ditarik sama Herman untuk masuk kedalam kamar hotrl yg ternyata sdh dipesannya. Langsung saja aku menolaknya dgn lancang, aku bersi keras kalau aku tdk mau dijodohkan, tp ayahku tetap saja memaksaku untuk menikah dgn anak temannya tersebut.Aku sempat pergi dari rumah selama beberapa hari kerumah nenekku yg gak jauh




















