Lalu gerakanku mulai kupercepat sambil menyedot-nyedot puting susunya. Kemudian kami diperkenalkan dengannya, wanita itu bernama Ayu, ternyata namanya pas sekali dengan wajahnya yang memang ayu itu. Bokep HD aduhh.. Aku mulai berpikir jangan-jangan Ayu lebih menyukaiku. Aku pun diam sejenak, lalu kucium mulutnya untuk meredakan rasa sakitnya. Ketika sampai di restorant tersebut, aku langsung pergi ke wc dulu karena aku sudah kebelet. “Eh, ada apa Yu?”
“Enggak, gua pengen kasih kartu nama gua, besok jangan lupa telpon gua, ada yang mau gua omongin, oke?”
“Kenapa enggak sekarang aja?”
“Jangan, ada paman elu, pokoknya besok jangan lupa.”
Setelah acara makan malam itu, aku pun pulang ke rumah dengan seribu satu pertanyaan di otakku, apa yang mau diomongin sama Ayu sih. Begitu sampai di lantai tersebut, aku pun langsung melihatnya sedang membuka pintu ruanganya. Sementara ia sedang membuat minuman, mataku secara tidak sengaja tertuju pada rak




















