Desahan dan nafasnya semakin tak beraturan.“Terus Ren, aku sebentar lagi sampai”.Akupun mempercepat gerakanku dan tak lama Kaki Evi yang melingkar di pinggangku menguat begitu juga pelukannya. Bokep Family Kulumannya kali ini pun cukup lama sambil tanganku memainkan klitorisnya. “Ah gak kok cuma kesemutan” jawabku sekenanya sambil melirik ke arahnya. Seiring dengan desahan dan gerakan tubuhnya yang semakin cepat akupun merasa aku akan mencapai puncak kenikmatanku. Kuarahkan batang kemaluanku yang sudah membesar dan menegang ke lubang kewanitaannya. Hingga akhirnya Evi mengalami orgasme yang kedua kalinya dengan desahan puas yang cukup panjang dan melepas kulumannya.“Ren, Masukin penismu dong Ren, jangan buat aku tersiksa” racau Evi di antara desahannya.Akupun mengatur posisiku.




















