“Mbak, yang bagus yang mana?” tanyanya lirih dengan wajah lugu.Pegawai wanita itu menjawab dengan menggelengkan kepalanya serta tersenyum malu. Bokep Asia Menoleh ke belakang ia melihat wajah pegawai wanita tadi. Matanya yang agak sayu mulai menatap wanita yang sibuk di counter apotik itu, sementara itu pegawai pria yang tadi sudah tak terlihat lagi.Dalam hati Tedi mulai berdialog dengan dirinya sendiri untuk menghilangkan kebosanan, “Kalau diperhatikan cewek itu cakep juga ya, rambutnya hitam panjang, kulitnya sawo matang, wajahnya mirip siapa? Dengan penasaran pegawai wanita itu bertanya pada Tedi, “Mencari apa, Mas?”“Hanya lihat-lihat kok Mbak!”, jawab Tedi, tapi pandangannya tertuju pada sederet kotak kondom dengan berbagai merk dan hal ini tak luput dari perhatian wanita itu.Perhatian Tedi pada deretan kotan kondom itu begitu nampak karena dia benar-benar lagi membandingkan kelebihan setiap merk kondom dengan lainnya melalui tulisan-tulisan yang ada pada kotaknya.Tanpa malu-malu




















