Aku merasa hawa dingin menerpa bagian dalam kemaluanku yang merekah. Bokep Mom Mereka sudah menyerah menghadapi aku yang hampir setiap hari pulang pagi. Aku tidak dapat menebak apa yang ada dipikirannya. cium anuku please..” pintaku terbata-bata.“Hehehe..” Desisnya pelan.Lalu tanpa menunggu perintah kedua kalinya, dia mulai merubah posisinya agar mulutnya pas di kemaluanku. Sebenarnya yang salah aku. Yah, aku yang salah. Apalagi saat aku melihat setitik noda hitam pada sprei. Keterlibatanku dengan narkoba telah membawaku ke dalam kehidupan yang kelam. Padahal kemarin dia sudah mau tidur, aku malah merangsangnya habis-habisan. Yang ada dipikiranku hanya terus dan terus.. Hanya erangan dan desahan yang keluar dari mulutku. Aku menjerit-jerit karenanya.




















