Akupun akhirnya nekat memandang dia juga, dan tak terasa tanganku meraih tangan Pipit, dingin dan sedikit berkeringat. Bokep China Kok kita pegang-pegangan sih..” Pipit setengah berbisik. “Dia tuh lagi ngurus surat-surat katanya mau ke Malaysia jadi TKW.” lanjutnya. Mas..” mendengar lenguhan itu semakin kupagut-pagut, kusedot-sedot meckynya, dan banjirlah si-rongga sempit Pipit itu. Hanya ada anaknya yang masih kecil kira-kira 7 tahunan dirumah. Aku manggut-manggut.. Ugi juga mau ke sana mau main banyak teman. susulin sana, bilang ada Lik Pipit gitu yah..”Ugi pergi menyusul ibunya yang tak lain adalah kakaknya Pipit. Di dalam perjalanan kami ngobrol dan sambil bersendau gurau.“Pit.., namamu Pipit. Toh, memang ini penumpang yang terakhir. Di dalam perjalanan kami ngobrol dan sambil bersendau gurau.“Pit.., namamu Pipit.




















