Salah seorang kader partainya Pak Andri yg tadi mendampinginya, seorang lelaki cepak dgn jenggot tipis di dagunya, yg kuketahui bernama Pak Mahfudz turut bergabung dgn Pak Adi dan Bu Angel. Ia berbicara pelan padaqu tentang apa yg harus kulaqukan berikutnya. Bokep Pakai atau tak?”“Yg memilih tak angkat tangan anda hayo!” sahut Pak Adi.Yg mengangkat tangan kulihat lebih banyak dari sisanya, termasuk Pak Abu.“Nah gimana Pak Yahya?” tanya atasanku yg ‘ganteng’ itu.“Oke karena rekan-rekan aqu mayoritas menjawab tak, demikian juga keyakinan aqu, maka aqu putuskan tak deh!”“Baiklah, Kir coba kamu perlihatkan!” sahut Pak Adi, “…..ternyata survey membuktikan….”Aqu membuka blazerku dan memperlihatkan buah dadaqu yg terbungkus bra berantai pemberian Pak Adi. Setelah itu mereka bekerja dgn cekatan menata potongan-potongan daging serta sayuran di atas badan telanjangku. apaan ?” terdengar suara si Tomi.Sedang ricuh karena orang mesum di lift tiba-tiba lampu menyala




















