Aku menutup mata, mau menangis, namun tak bisa. Sekali-sekali ia menggigit pantatku, dan berusaha memasukkan lidahnya ke dalam anusku. Bokep Jilbab/Hijab Suamiku masih terlelap. Aku terdiam, duduk di sofa, di depan mereka. Sementara jemarinya keluar masuk di duburku, mas Edy mencium dan menjilat klitorisku dengan ganas. Aku terdampar di pantai kenikmatan yang tak pernah kucapai. Tiba-tiba suamiku memelukku, dan mencium tengkukku. Sementara mas Tomy kelihatannya cuek aja. Dengan sedikit kesal saya berniat untuk menegurnya, namun ketika tanganku baru membuka tirai pintu ruang keluarga, jantungku berdetak kaget. Nafasku tak beraturan, tapi aku mulai sadar. Suamiku dan kedua tamu kami masih terus ngobrol.Tengah malam, saya gak tahu jam berapa, saya merasa haus sehingga bangun.




















