Saat dia melewati barisan anak-anak yang lain, dia tiba-tiba berhenti tepat di depanku. Aku tidak bisa.Tomo pun membuka resleting celananya dan mengeluarkan ‘senjata’nya, kedua kaki wanita itu dipegang dengan tangan Tomo dan Tomo segera menancapkan ‘senjata’nya ke liang wanita yang sudah basah itu dengan sangat kasar.Wanita itu mengerang dengan keras. Bokep Montok Tapi, aku tidak bergerak sedikit pun. Tak lama, Tomo sudah habis melucuti pakaian wanita itu. Tapi, aku tetap tidak bisa beranjak dari sana. Masih kecil sudah kenal laki-laki!! Aku memekik dan mulai menangis.“Eriik!! Kamu harus di hukum atas perbuatanmu barusan dan perbuatanmu 2 tahun yang lalu!!”
Deg. “Emm..” aku tidak berani bilang kalau aku merasa sakit.Tomo mulai tidak sabar, dan dia memasukkannya dengan kasar.“Aaahh..!!”Aku menjerit dan mulai menangis lagi.




















