Aku menciumi bibirnya, melumatnya, dan menghisap ludahnya. Bokep Barat Tampak mbak Dewi melihat-lihat isi kulkas.“Waduh, wan, bisa minta tolong bantu mbak?”, tanyanya.“Apa mbak?”“Mbak mau belanja, bisa bantu mbak belanja? Ia tak menyadarinya. Aku terus bilang ke mbak Dewi bahwa aku cinta dia. Lalu kami bertegur sapa. Sampai kini pun ia masih seperti dulu, tidak berubah, tetap cantik. “Aku keluar wan”Ia bangkit lalu menurunkan CD-ku. Aku pun ditinggal sendirian di ruangan itu, tv masih menyala. Mbak Dewi tampak mencoba untuk menghindari pandanganku. AAHHHH….“Oh wan…wan…mbak keluar lagi”, mbak Dewi mencengkram punggungku. Aku membuka resleting bajunya, kuturunkan gaunnya, saat itulah aku mendapati dua buah bukit yang ranum. Lalu kami bertegur sapa. Rasanya aneh, tapi aku suka. Namanya Dewi. Aku bersandar di sofa, aku tidak melihat tv tapi melihat mbak Dewi. Sehingga aku bisa melihat lekukan tubuh dan juga tali bh-nya.




















