Kalau masuk ke club ini benar-benar orang yang sudah memiliki KTP, bersama 5 orang teman kuliahku dulu. Bokeb Dan dengan penjelasan tentang keluarganya tadi aku dapat mengerti, kini Rahma semakin berani dia sudah memegang dan meraba-raba tubuhku. Entah siapa yang memulai duluan tapi saat itu juga kami sudah saling melumat bibir kami, bahkan Rahma menekan kepalaku dengan tangannya dari belakang membuatku tidak dapat menghindar lagi. Seraya menuangkan minuman dalam gelas mereka berusaha mencari perhatian lebih pada kami.Hingga akhirnya aku melihat Martin, temanku yang mengajak kami kesini dan dia memang sudah menjadi salah satu member di tempat ini. Kalau masuk ke club ini benar-benar orang yang sudah memiliki KTP, bersama 5 orang teman kuliahku dulu. Sehingga aku nampak lebih muda dari umurku sebenarnya. Sebenarnya tidak etis kalau aku mencurahkan atau menceritakan ini pada seseorang, karena itu aku akan menggunakan nama










