Kamipun akhirnya tidur kelelahan setelah bergumul dalam panasnya birahi.Keesokan paginya, Bondan mengantarku pulang ke rumah. Aku tahu dia akan meminta ‘jatahnya’ malam ini. Bokep akhirnya kekuatan pertahananku ambrol.. Aku cari uang dan kamu yang mengurus rumah. Bondan datang untuk menagih utang-utang suamiku kepadanya. Aku meninggalkan mereka di ruang tamu, Mas Aryo kulihat menyerahkan amplop coklat. Sehingga secara tidak langsung akulah yang menjadi taruhan di meja judi. Malam ini dia lain sekali sentuhannya lembut. Mas Aryo berjanji untuk melunasi utangnya itu. Ia mengaku kalah bermain judi dengan seseorang dan perlu uang untuk menutupi utang atas kekalahannya, jadi itu yang dilakukannya selama ini. Sampai pada satu titik saya sudah terlihat akan orgasme, Bondan tidak menyia-nyiakan kesempatan itu, dengan hentakan2 penisnya yang dipercerpat.. Jika menang suamiku akan memberikan oleh-oleh yang banyak kepada kami.




















