Aku pun tergopoh-gopoh mematikan televisi dan menaruh pembungkus VCD di bawah karpet.“Hallo, Oom Ryan..!” Nita yang baru masuk tersenyum.“Eh, tolong dong bayarin Bajaj.. Dari dapur aku duduk-duduk di beranda belakang membaca majalah.Sekitar jam 7 malam, aku keluar dan membeli makanan. Bokep Crot Semut lagi push-up! uang Nita sepuluh-ribuan, abangnya nggak ada kembalinya.”Aku tersenyum mengangguk dan keluar membayarkan Bajaj yang cuma dua ribu rupiah.Saat aku masuk kembali.., pucatlah wajahku! Saat ia membungkuk, puting susunya yang merah muda kelihatan dari celah itu. iya.. kembali ke kamar melanjutkan babak berikutnya. Aku menghindar dan menangkis, tapi ia terus menyerang sambil tertawa, dan.. Oom Ryan ngeledek..!”Mia meloncat dari sofa dan berusaha mencubiti lenganku.




















