Terruuss..” pintaku sambil menekan dari bawah. “Emangnya mau..” godaku. Link Bokep Sini sebentar..” panggilku. “Kok kamu baru bilang sekarang sichh..” selidikku hati-hati, karena takut Mia tersinggung. “Sama-sama Pak..” jawabnya.Kamipun langsung tidur berpelukkan tanpa busana. Enaak.. “Habis saya takut Bapak marah..” rengeknya lagi sambil mengusap-ngusap dada saya.“Kenapa takut, kan Kita sudah hampir tiga bulan melakukan hubungan ini..” jawabku. Saya memompa semakin cepat karena sudah terasa pada batang kemaluan aliaran lahar panas yang akan memuncrat didalam goa kenikmatan si Mia.“Oo.. Nanti saya coba cari jamu cina yaa..” jawabku spontan. Saya sangat setuju dan siap menghadapi segala resikonya.Ketika isteriku datang, Orangtua Mia masih memberikan kesempatan untuk beristirahat sebentar (maklum adat timur). Mia memelukku dan “Terima kasih yaa.. “Ogah achh..




















