Pada sebuah malam yang cerah dan berbintang, aku dan dua orang teman ku sedang asik nongkrong di sebuah cafe yang cukup terkenal di Jakarta. Dalam hati aku merasa kasihan terhadap nasib si Putri, sekarang aku tahu kenapa dia selalu terlihat murung selama menemani kami karaoke tadi. Bokeb ku lihat perawakannya ceking namun ga kalah tinggi sama laki-laki pertama yang ku rasa bernama Tomi tersebut. kamu tiap hari kerjanya juga cuma bisa malas-malasan!” balas Putri
“Oh, sudah berani ngelawan loh ya!” kata laki-laki tadi sambil mendaratkan tamparan di pipi Putri yang mulus. Keringat bercucuran membasahi keempat orang tersebut, lima kalo termasuk aku. Lo mau ikutan ga? Karaoke-an yuk, dah lama ga nyanyi ni” kata Anto
“Ide bagus tuh. Tangan laki-laki itu mencengkram kepala Putri dengan paksa dan menggerakkannya maju-mundur. “Yaudahlah, sekalian biar jadi pelajaran buat wanita murahan ini!” Tomi menyahut.Si Baju merah




















