Setiap siang sepulang sekolah, sambil mengembalakan tiga ekor sapi milik Pak Rochim, aku membaca Kho Ping Hoo. Vidio Sex Pasti dia tak sadar kalau tanganku tanpa sengaja telah terlempar ke tubuhnya. Namanya Tina, gadis Bali berkulit hitam manis. Aku salah tingkah. Aku tak percaya. Kulihat novel itu ada di atas meja. Bukan, bukan aku yang melakukannya. Tinggallah aku sendiri. Di rumah itulah aku mulai mengalami fantasi fantasi liar tentang dunia sexualku.Pak Rochim dan ibu sangat baik kepadaku. Lama kupandangi selangkangan Kak Tina sampai dia mengubah posisinya. “Cuma bercanda. Jantungku berdebar-debar. Tekanan dada Kak Tina, beradu dengan tekanan punggungku. Sapto! Aku segera pulang. Otakku terbakar! Di atas tempat tidur, Kak Tina sedang mengenakan baju kaos warna jingga.




















