Aku tidak kuat dan“Tantri aku mau keluar”, lenguhku.Tantri hanya tersenyum dan semakin mempererat jepitan kakinya. Bokep India Aku hanya cengar cengir saja mendengar semua omomgannya.“Gimana Chris masih mau mungkir nih…, Bener semua kan ceritaku tadi…?”, Tanyanya antusias.Aku hanya tersenyum kecut. Mereka masih tetap akrab dan berjalan bersama seperti biasanya. Mulut Tantri sekain ganas melihat tingkahku yang mulai tak karuan. Kini Tantri hanya tinggal memakai CD dan BH hitam kontras dengan warna kulitnya. Kumisku bergeser perlahan beradu dengan bulu halus milik Tantri dan dia hanya bisa terpejam dengan lenguhan panjang setengah menjerit.Kubirakan dia mengguman tak karuan. Aku minum sejenak, dan Tantri hanya diam saja memandangiku.“Kenapa Tan..?”, tanyaku.Dia memandangku dan berkata,“Maaf ya Chris sebenarnya aku tadi hanya memancingmu saja kok, aku nggak tahu kamu udah pernah main ama Pinkan atau belum, habisnya aku lihat tatapan mata Pinkan sama kamu kadang mesra sekali




















