Kemudian dengan kasar ia merobek kaos yang dikenakan Dian dan melemparnya ke mukaku, demikian juga dengan celana pendek yang telah ia peloroti dengan paksa. Saya juga mulai menangis, melihat anak gadis yang saya besarkan dengan susah payah dan saya jaga baik2, sekarang sedang dalam keadaan telanjang bulat dan terikat dan disakiti oleh preman2 bejat. Bokep Mom Dian pun menjerit kesakitan. Si Botak pun kembali mencambuk pantat Dian sebelum ia sempat bergerak. Sekali lagi gerak, pantat lo kita jebolin!” Dian yang takut mendengar ancaman itu hanya diam saja, sambil mulai menangis. “Jangan bergerak lo, masih bagus kita gak perkosa! Itu sumber penghasilan saya satu2nya.”Beberapa saat setalah mengucapkan kata2 itu, saya hening. “AAAAAAAAH” teriak Dian sekeras-kerasnya, jauh lebih keras daripada saat dipukuli. Ko Aseng, demikian tetangga dan kerabat memanggil saya. Si Hitam merekam adegan penyiksaan itu dengan kamera HPnya.




















