dan… dan… apa lagi yang?” tanyaku“lha apa? jujur aku cukup kaget, karena tidak ada pembahasan apapun terkait panggilan semacam itu,“udah ya istriku sayang, kamu malem ini jadi lonte kami aja…” bisik mas Indra ditelingaku perlahan, bukannya marah justru entah kenapa justru merinding membayangkan diriku disetubuhi sebagai lonte didepan suamiku sendiri.“kalian cuman mau nonton aja apa mau ngapain? Sex Bokep udah jarang olahraga kan kamu??”“oiya, lama ga olahraga ya… ya itu! setelah itu dia membimbingku untuk duduk ditepian kasur di salah satu ruangan di hotel berbintang di sekitaran kota Solo.“udah, kamu tenang aja, duduk dulu disini… biar aku panggil temen-temen dulu ya sayang…” kata mas Indra sembari berjalan menuju ke lobby hotel untuk menjemput beberapa “teman” mas Indra sedangkan aku sendiri dibiarkan berada dikamar hotel nomor 720 dengan hanya mengenakan sebuah kimono seksi berbahan satin motif bunga, sebuah blindfold dan jilbab




















