Tolong ambilkan dua puluh pound dari ruanganmu!” tiba-tiba Pak Smith memekik karena uang yang harus dibayarnya agak kurang. Puting-puting saya yang selama ini coklat tua, kini jadi berwarna merah daging, dan begitu besar. Bokep Jilbab/Hijab “Lihat ke arah saya!” bentaknya lagi, masih dengan bahasa Inggris beraksen British yang sangat kental. Saya menengok ke arahnya dan kaget setengah mati. Terkulai dan terengah-engah kelelahan. “Ngeliatin apa, Von?” tanyanya membuat saya tersipu. Kulit saya terasa merinding dan badan saya menggelinjang kecil. Saya melepaskan susunya dari tangan saya.“Kok berhenti?” tanyanya sambil kembali membuka mata. Pelan-pelan matanya meredup, lalu setengah memejam. Hmm, Indonesian name, isn’t it?” tanyanya lagi, dengan nada datar. Senyum yang ramah, hangat, dan bersahabat. Mungkin juga saya dapat menemukan peluang lain yang membuat hidup saya lebih berarti daripada sekedar karyawan admin di sebuah perusahaan kecil? “Nggak usah takut, Von.” katanya sambil melangkah




















