Mba’ Erna hanya mengangguk, lalu kupermisi untuk pergi mumpung filmnya belum masuk ke bagian intinya. Kini sama seperti suaminya, Mba’ Erna hanya bersinglet dan berCD (celana dalam). Vidio Sex ”, tanya Idris.“ Bukan buwat aku maksudnya Wan, tapi ini untuk orang lain ”, terang saya.“ Hmmm… memangnya untuk siapa ? Saat itu kami-pun saling berciuman dengan mesra, sungguh nikmatnya. Lalu saat itu juga saya cepat mengarang alasan,“ Wah… maaf Mba’, kaset itu adalah hadiah dari teman saya Mba’, setahu saya isi kaset itu adalah film humor, maafin saya ya Mba’, kasetnya tertukar, yaudah saya ambil lagi ya Mba’ kasetnya, sekali lagi maafkan saya ya Mba’ ”, ucapku.Saat itu Mba’ Erna tidak menjawab, lalu dia masuk ke dalam kamarnya.




















