Irfan duduk di pinggir ranjang dan mulai memijat betisku dari bawah lutut hingga hampir mencapai pergelangan kakiku yg dibalut perban
“Kayaknya emang wajib ketat, Rik. Bokep Ojol Hati dan akal sehat terpecah dan menyeretku ke dua arah yg berlawanan. K0ntol Irfan terus cepat dan kasar menggenjot meqiku dan menggesek-gesek dinding meqiku yg mencengkeram erat. Mataku terpejam. Kenikmatan merebak perlahan, berpangkal dari meqiku ke seluruh tubuhku, membikin pandanganku gelap dan kepalaku terasa melayg. oocchh.. Irfan memeluk tubuhku dan mengecup pipiku, membikinku merasa terus enjoy dan puas. Irfan melepas putingku lalu bangkit berlutut mengangkangi betisku. Ia melepas rokku dan membungkukkan badannya menjilati pahaku. Aku tetap merindukan dan mengharapkan sentuhan tangan kekar Irfan, sementara di lain pihak aku tetap mencintai dan ingin setia pd suamiku yg begitu baik hati, tetapi tidak bisa memberbagi yg sudah diberbagi Irfan pdku.,,,,,,,,,,,,,,,











