Euh..” desisku panjang dengan tubuh menegang menahan geli serta seperti terkena setrum saat kurasakan tangannya melintasi belahan kedua pahaku.Apalagi telapak dan jemari tangannya berhenti tepat di tengah-tengah lipatan pahaku.“Ntoo.. “Maksudnya, tadi waktu di Entotin enak kan?” tanyanya lagi sambil membelai rambutku.Wajahku langsung merah padam mendengar apa yang baru saja diucapkan oleh supirku, tapi dalam hati kecilku tak dapat kupungkiri walaupun tadi ia sudah memperkosa dan menjatuhkan derajatku sebagai majikannya, tapi saya sendiri turut menikmatinya bahkan saya sendiri merasakan organsime dua kali.“Kok ngak dijawab sich!” tanya supirku lagi.“Iya..iya, tapi sekarang lepasin talinya dong Anto!” kataku dengan menggerutu karena tanganku sudah pegal dan kaku.“Nanti saja yach! Bokep Family tenang.. Begitu pula dengan tubuh supirku yang langsung terhempas kesamping tubuhku.“Sialan kamu Nto!” ucapku memecah kesunyian dengan nada geram.Sesudah beberapa lama saya melepas lelah, nafasku sudah mulai tenang dan teratur kembali.“Gila kamu Nto, kamu




















