Soalnya nanti kau akan melihat dan melakukan sesuatu yang hanya bisa dilakukan oleh orang dewasa.” Perkataan Mbak Marni membuat jantungku berdegup kencang. Kedua pahanya dibuka, sehingga tampak sebuah lubang yang menganga dengan rambut yang tumbuh lebat di sekelilingnya.“Mendekatlah Aryo, coba cari cakra yang kedua.” perintah Mbak Marni sambil kedua jarinya membuka vaginanya. Bokep Montok Di hadapan Mbak Marni aku tidak malu-malu lagi. Akh.. Aku pun lega, tidak lupa aku ucapkan terima kasih pada Mbak Marni atas segala bantuannya dan segala pengalaman mendebarkan yang diberikannya selama ritual “Ilmu Pelet Nguyup Pejuh” itu. Di bawah sinar bulan purnama, Mbak Marni seperti bidadari yang sedang menari. Mbak Marni tersenyum dan ia segera bangkit dari altar tempat ia duduk.“Aryo, prosesi ritual telah selesai, sekarang kenakan kembali kain itu!” perintah Mbak Marni sambil mengenakan kembali kainnya.




















