Mulai dari shopping hingga traveling, apalagi hotel yang dia pilih sesuai dengan seleraku bahkan aku merasa lebih mewah dari bayanganku. Bokep China Dan benar saja hari itu Galih menemuiku bukan untuk jalan bareng tapi meutuskan untuk meninggalkan aku.Aku tidak mempercayainya tapi dia beralasan kalau dia akan sibuk belakangan ini. Hingga sebulan kemudian Galih mengajakku jalan bareng aku senang sekali, ternyata dugaanku benar dia masih sayang padaku dan aku tahu diapun masih mencintaiku. Seperti pemain dalam adegan cerita sex.Hingga keesokan harinya aku mendengar bel pintu berbunyi, aku masih malas buat bangun. Dan kebetulah perusahaan papa Galih yang menjadi partner bisnis perusahaan kami, dan aku biasa memanggilnya pak Reza.Tapi dia memintaku untuk memanggilnya om Reza jika berada di luar kantor. Kami seringpun bertemu entah itu untuk membicarakan pekerjaan hingga hanya untuk makan bareng. Kini kami sudah sama-sama lulus dari kampus yang sama











