Waah, pasti di antara kakinya itu ada..“Kamu boleh liat badan Ciecie semuanya, Say..” katanya memutus lamunanku, “Ciecie sayang sama kamu, abis kamu imut sih..”“Ciecie emang butuhnya berapa duit?” aku memberanikan diri bertanya.Dia tersenyum dan jarinya menunjuk angka 1..“I Pay..”Cuma segitu? Bokep Arab Cuma gara-gara naik bis itu, Tante Vi, sekretaris Mama khusus buat di rumah –dan gara-gara kekhususannya itu kami suka ejek dia butler alias “kepala pelayan” hehehe- jadi sedikit sewot. Ciecie seseksi ini mau telanjang di depanku?Dia tersenyum, “Tapi Say, Ciecie boleh minta duit kamu sedikit ya? Well, kami liat-liat di sana ternyata sepi-sepi aja kecuali di beberapa stand/gedung pameran seperti mobil.




















