Di kamar itu sudah aku siapkan kamera ccTV yang sangat kecil terpasang tepat menyoroti tempat tidur sehingga aku dengan mudah memonitor keberadaannya dari kamar tidurku.Malam itu aku membiarkan Marissa ‘menikmati’ keberadaannya di kamar itu. Vidio Porno Menggenakan ‘kostum sexynya’ seperti saat aku memandangnya pertama kali itu.Blus merah itu lho.. Jadi tidak selamanya Marissa terikat seperti manakala pertama kali aku culik.Memang aku belum terlalu yakin 100% kalau dia tidak akan melarikan diri. Haah.. Bagaimana dia bisa ada di kamarku? Ha.. Kubuka koperku, Marissa yang masih belum sadar itu aku ikat ulang dengan tali plastik kuning.. Ha.. Ugh,” kalimat yang pasti akan keluar dari mulut Marissa sambil meronta-ronta.“Wallah.. Beginilah ceritanya.Waktu itu menunjukkan kira-kira jam 23.00. Langsung aku angkut ke dalam jok mobil belakang. “Ooh.. Lalu “Mau pipis..” lanjutnya. Aku mulai mengenalnya dalam sebuah pertemuan, dia adalah supervisor bagian valas disebuah bank terkemuka




















