Meskipun tidak jarang aku mendapat gidaan dari para laki-laki yang ada di sana karena memang aku memiliki wajah yang lumayan cantik.Apalagi usiaku baru menginjak 19 tahun waktu itu. Sampai akhirnya aku mengenal sosok cowok yang begitu baik dan sangat sopan padaku sungguh beda dengan laki-laki lain yang mencoba dekat padaku.Aku biasa memanggilnya mas Tyo, dia bekerja di salah satu pertokoan yang dekat dengan rumah makan tempatku bekerja. Bokep Ojol saaaaaakiit.. Meskipun capek hari-hari yang aku lalui tapi aku tetap mencoba bertahan, yang penting aku memperoleh pekerjaan yang halal menurutku. Meskipun capek hari-hari yang aku lalui tapi aku tetap mencoba bertahan, yang penting aku memperoleh pekerjaan yang halal menurutku. Lulus dari SMU akupun berangkat hanya dengan membawa sedikit uang waktu itu.Banyak kisah perjalanan hidupku begitu aku sampai di kota ini, namun singkatnya akupun dapat sebuah pekerjaan yakni menjadi seorang pencuci piring




















