Dark comedy Bocil Toket Bulat Mempesona: satire, moral abu-abu, dan plot absurd. Bokep Colmek Plus: penulisan tajam. Minus: humor niche. Untuk selera khusus. Mulai.
Kelihatannya mereka tidak mau kalah dengan partai-partai lain yang kemarin dan hari ini telah memanjat patung selamat datang, memasang bendera mereka di sana. Aku rasakan kepala kemaluanku mulai masuk perlahan, kutekan lagi agak perlahan, kurasakan sulitnya kemaluanku menembus lubang kemaluannya. Kantornya “x” (nama koranku), khan. Dengan lincah Mikha telah duduk di sampingku. “Ohk!.., aduh Mas Joe, cuma bisa masuk seperempat…”
“Ya udah Mikha, udah deh jangan dipaksaain, nanti kamu tersedak.”
Kutarik tubuhnya, dan kurebahkan ia di seat Kijangku. Aku merengut, hendak marah, tapi tak jadi, pahanya yang mulus terpampang di depanku, membuat gondokku hilang. Mana lagi pantai di Jakarta ini. Aku menyalakan tape mobilku. Jadi setelah mengantar materi yang kudapat kepada rekanku yang akan membuat beritanya, aku dan Mikha menuju arah utara.




















