…”, jawabku genit….“Makan-nya di ruang makan, yok Mas, nggak usah pakai baju nggak apa-apa, kan pintu-pintu dan korden-korden sudah Mbak Sri tutup tadi….”Dengan bugil bulat, kami berdua bangun dan berjalan ke ruang tamu, sambil Mas Har menggendong/ mengangkatku ke ruang tamu.“Edhian tenan, koyok penganten anyar wae…..” kataku dalam hati…. Link Bokep Rambutku yang biasanya kusanggul, kuurai lepas memanjang hingga sepinggang. radio kaset yang sedari tadi terdiam, dihidupkan lagi… lagunya masih tetap“kemesraan ini janganlah cepat berlaluuuuuu. Direbahkannya diriku dengan hati-hati di atas ranjang cinta kami. selain Mbak Sri, tidak ada perempuan lain yang aku cintai di dunia ini …..”, aku tahu kata-kata ini sangat jujur…. dari pagi tadi sudah sembilan kali nonok saya memuntahkan air hangatnya… .. di sini aja di kamar mandiku, ada air hangatnya kan?” ajaknya….Dicabutnya kontolnya dari lobang nonokku yang sudah kering, aduuuhhhh enaknya…..




















