Putri langsung menarik tanganku dan
menggengam jemariku erat-erat. Putri menyambutku dengan senyum penuh
rasa sayang, ku rebahkan tubuhku disampingnya. Bokep Japan yg kanan juga,..aahh” desah Putri yg membuatku bersemangat melakukannya. Tubuh Putri sangat hangat, kubiarkan tangannya menyusuri pinggangku lalu
dipeluknya. “gue yg pertama, mau nggak?” tanya Putri Perasaan ku seperti melayg-layg diudara. “mau gue gituin nggak?” tanya Putri
“udah gak usah, lain kali aja” jawabku cepat. Cairan yg keluar dari memek Putri bercampur sedikit dengan darah. Hari pernikahan kami berjalan lancar, yg kami berdua lakukan hanya tersenyum dan melambaikan tangan saja sepanjang hari, tdk seperti pasangan lainnya yg sangat antusias dengan perkawinannya kami berdua atau mungkin saya lebih tepatnya malah seolah-olah tdk perduli dengan apa yg terjadi dengan apa yg terjadi hari itu.Pada malam pertama kami dapat di katakan sangat aneh, karena tak ada hiasan pengantin dan suasana yang seharusnya romantis berubah menjadi sekaku




















