“Okay, jangan mikir yang ngga-ngga. Bokep Tante Hal itu terjadi tepat saat Budi sedang membuka pintu, akan keluar dari kamar. Timo menggantikan Budi. Berdiri di depan Budi yang sedang duduk di pinggir ranjang, dia meletakkan kedua tangannya di pundak Budi. Edwin! “Gile!” “Lu main sama paman elu?” “Anjrit!” “Ga salah lu?” “Ada buanyak cowo lain, ada Timo—lu desperate apa?” “Edwin!” seruku. Aku pun berpikir Timo ingin menjantani Budi, tapi rupanya bukan itu yang ada di pikiran Timo. Budi pun juga ikut menjilati kontolku. Bodinya ok banget lho,” cerita Edwin. “Gue dulu pernah lihat nama Budi di daftar family elu di FB,” jelas Edwin, sekarang mengerutkan dahinya.“Gue yakin bener.” Budi yang sejak tadi menyibukkan diri membaca berita di ponselnya sekarang terfokus pada pembicaraan. Timo lalu menarikku ke tengah ranjang, membaringkanku di sana.




















