Usman
inilah yang akhirnya semakin
membuat bathinku menjadi tertekan
dan tak berkutik untuk menghadapai
gelombang percaturan cinta istriku
hingga kini. “Teruuss Mbak.. Bokep Family zzhh.. yaa..”
Gerakan mereka berdua semakin
berpacu.. yaa..”
Gerakan mereka berdua semakin
berpacu.. Dalam hatiku, edan tenan tetanggaku
ini. yyaa.. *****
Pembaca.., Hingga kini aku belum bisa
mengambil sikap, harus bagaimana? Karena sudah terbiasa
dan akrab, dalam menemani kami
bermain catur, istrikupun dalam
berpakaian juga biasa saja yaitu
kadang pakai celana pendek ataupun
baju tidur dan biasanya istriku hanya
mampu menemani hingga jam 12
malam yang selanjutnya berpamitan
untuk tidur lebih dulu. Apakah Usman langsung
pamitan pulang, akupun tak tahu. susunya masih kenceng dan
bulu-bulu memek Mbak yang lebat ini
(sambil tangan kanan Usman
mengelus mesra memek istriku),
membuatku ingin tiap malam
bertandang kerumah Mbak ini..”
“Sama Dik Usman.. Hal ini
pernah aku syukuri bahwa ternyata
aku diberikan banyak kemudahan-
kemudahan oleh Tuhan didalam
mengarungi kehidupan dijaman serba
sulit ini.




















