Aku tidak tahu apa lagi yang dilakukan Roni yang jelas membuat aku menggelinjang-gelinjang. Bokep Barat Kurang lebih lima belas menit dimuka café, penulis mengajak gadis itu kedalam café. Aku terkejut dengan napas yang agak kencang, jantungku berdebar-debar ada rasa benci dan suka. Sesampai di plaza Ramah mengajak Roni keliling-keling di dalam plaza. Roni menarik tangan Ramah sambil mengecup kulit tangan Ramah yang halus penuh dengan arti dan kasih sayang yang tidak bisa dituturkan. Ramah juga tidak mau kerja ini tapi orang tua Ramah sendiri menghancurkan masa depan Ramah. katanya, ia bang. Sepertinya Ramah tidak memakai BH alias pembalut buah dada, hanya segi tiga transparan yang nampak. aku tertunduk sejenak di pinggir tempat tidur sambil mengisap rokok Sampoerna, sementara Ramah tidur dipangkuan aku sambil memeluk pinggangku. Rahmah tidak tahu kemana lagi mengadukan nasibnya, hanya di benaknya yang terpikir bagaimana bisa makan




















