“Sekarang kamu mandi, biar tidak bau, tuh handuknya dan di sana kamar mandinya..” sambil menunjuk ke arah kiri. Bokep Hot aku sudah tak tahan Kapten..” desisku. Kunyalakan showernya maka muncratlah air segar membasahi tubuhku yang mulus ini, kugosok-gosokan badanku dengan sabun, kuraih shampo untuk mencuci rambutku yang sempat lengket karena keringat.Sepuluh menit kemudian aku keluar dari kamar mandi, aku bingung untuk bersalin pakaian, aku harus bilang apa kepada Sang Kapten. Aku ingin seperti Mona, toh dia juga hanya tamatan SMA. sedap sekali minuman ini.. Bangunan rumah Mona kini sudah permanen, isi perabotnya serba baru, dari kursi tamu, tempat tidur semuanya mewah, juga TV 29″ antena parabola dan VCD mereka miliki. teruskan Kapten, lanjutkan Kapten.. oh teruskan..” sambil matanya terpejam-pejam. Dan yang lebih mengejutkan adalah pelukan Sang Kapten dari arah belakang.




















