Creett.. gitu aja Mas marah. Bokep Family Kita khan belum pernah..”“Tp Fitri mau Mass..” katanya lagi.Lalu kont0lku diusap-usapkan ke mulut memeknya yg sdh basah.“Ooohhh.. Ada dua Mas. Rasanya linu, sakit, enak, semuanya jadi satu.“Fitt.. Mau sekolah nggak?” tanyaku.Dia rupanya kaget saat kutanya begitu.“Eh.. Dia mendesah pelan,“Hmm.. Sepertinya aku pernah mengenalnya. kamu siang-siang kok mimpi. Terasa hangat dan kenyal. lucuu.. Abis ngapain dia?” batinku.Melihat dadanya, kont0lku mulai tegang, kudekatkan wajahku, kucium pipinya, hidungnya, matanya. Ciumanku terus turun sampai akhirnya wajahku tepat di depan memeknya. enak Maass..”Lalu kurebahkan dia ke dipan. Mungkin masih ngantuk karena tidurnya terlambat tadi malam pikirku. Kok kecil sekali? Setelah ibunya pergi berkeliling, dia tidur sebentar).“Mungkin karena pengalaman mengintip tadi..” batinku.Pulang sekolah pun dia banyak diamnya.“Kenapa dgn Fitriku ini..” batinku.Sementara aku tinggal di warung untuk bantu ibu, dia langsung pulang seperti biasanya.Malam harinya, saat aku sedang belajar, Fitri




















