Perbuatan Wiwin itu kemudian dibalas senyuman juga oleh Pak Wid.“Maaf Mbak Lia saya tidak tahu kalau Mbak Lia ada tamu”.“Nggak apa-apa kok, Pak Wid cuma bantu saya mengerjakan beberapa laporan kok”, Lia mencoba menutupi aktifitas yang baru saja mereka berdua lakukan tadi.“Memang ada apa ya Win?”.“Ini Mbak tadi Pak Tio meminta saya menyampaikan berkas ini ke Mba Lia, katanya tolong dibuat rangkumannya sebagai bahan presentasi di acara sosialisasi besok pagi”.“Oh, gitu ya? Bokep Cina Pak Wid adalah atasannya dan tugasnya adalah memuasakan sang atasan, jadi Pak Wid berhak memilih lubang manapun yang ia suka untuk dimasuki.“Aaakkh… Pak… pelan-pelan… sakit…”.“Oooh… ooh…”.“Aaakkkh… Paaakk…”.Mulut Lia ternganga lebar ketika Pak Wid kian mempercepat genjotan penisnya. Begitu Lia selesai menutup pintu, tiba-tiba sebuah pelukan langsung membekap tubuh sintalnya dari belakang.“Ah Bapak nakal…”, Lia berucap pelan.“Bapak kangen nih sayang”, sebuah kecupan langsung mendarat di pipi dan




















