Setelah mengobrol sekedar basa-basi akhirnya aku masuk kedalam kamar mandinya. Bokep Tobrut Kehidupan kamipun mulai berangsur-angsur memburuk. Kubiarkan dirinya tertidur dengan damai dan secara perlahan-lahan kurapikan pakianku dan menyelinap keluar dari kamar hotelnya dengan pikiran kalut aku kembali ke rumah dan merenungi apa yang telah terjadi.Lebih baik aku tidak menerima uangnya dan handphoneku ku jual untuk biaya berobat ayahku. Ternyata dia masih seorang perawan dan aku telah merebut kegadisannya. Diam mungkin yang terbaik bagiku tapi apakah dengan diam aku bisa mengurangi beban penderitaan yang selama ini aku pendam di dasar lubuk sanubari. Betapa terkejutnya aku ketika kuliat dirinya duduk didepan meja rias hanya memakai bra dan underwear saja.




















