Itu pun gak tau masih serumah atau udah pisah…” Jawabnya sedikit kesal.Aku pun tidak berani untuk banyak bertanya.Setelah pintu gerbang yang bisa dibuka otomatis dengan remote dari dalam tas Gisell terbuka, mobilku pun ku masukan lalu parkir di depan pintu masuk rumahnya.Rumah bergaya minimalis, dua lantai dengan cat berwarna putih terlihat suram tanpa penghuni, kebun kecil di depannya pun kurang terawat karena banyak tanaman yang mati dan layu.“Akhirnya sampai…” Ucapku sambil menarik rem mobilku.“Iya nih. Ku coba memejamkan mataku.Belum sempat terlelap, pintuku diketuk pelan.Aku pun bangkit dari kasur, menuju pintu dan membukanya. Bokep SMA Bagaimana?”Ia pun menyetujui ideku.Kami berdua pun masuk ke dalam mobil. Gisell sendiri seorang karyawan di perusahaan tambang yang kantornya terletak di bilangan Pondok Indah.




















