Selama hidup baru pertama kali ini, aku pergi untuk menginap di hotel.Ketika pintu kamar di ketuk oleh Mas Aryo, beberapa saat kemudian pintu kamar terbuka, dan kulihat Bondan menyambut kami dengan hangatnya, Suamiku tidak berlama-lama, kemudian ia menyerahkan diriku kepada Bondan, dan kemudian berpamitan.Dengan lembut Bondan menarik tanganku memasuki ruangan kamarnya. “Rupanya dia menyukaimu, dia minta izinku agar kamu bisa menemani dia semalam saja”, ucap Mas Aryo dengan pelan dan tertahan.Aku bagai disambar petir saat itu, aku tahu arti ‘menemani’ selama semalam. Bokeb Mas Aryo mengangguk-angguk mendengarkan ucapakanku. Kami menikah lima tahun yang lalu dan dikarunai seorang anak laki-laki berusia tiga tahun dan kami beri nama Rizal. Bahkan sampai larut malam.Pernah ketika kutanyakan, kemana saja kalau pulang terlambat.




















