komedi Panya Mainin Toket Gede Mulus 1: deadpan yang menggelitik. Plus: timing rapi, ansambel nyatu. Bokeb Minus: plot ringan. Cocok buat mood ceria. Klik tonton.
Kupotong kata-katanya, “Anto,” sahutku. Terus San. Terus San. Ahh.. Ia hanya menggerinjal dan berkata”Sabar dulu Mas, nanti saja”. Kita istirahat saja dulu yuk. Dia dulu seorang PSK. Sebenarnya adalah kenalan lamaku. Tingginya sekitar 155 cm dengan dada cukup besar.Akhirnya pertanyaan pokokpun terucap dari mulutnya.“Istirahat dulu, Mas?”Aku pura-pura bodoh dan tidak tahu arah pembicaraannya.“Istirahat di mana? Ketika berjalan dalam sebuah gang sempit, kulihat dari belakang sepertinya Santi. Aku tahu beberapa kamar yang dipasang cermin. Enak.. Dia hanya bisa merintih.“Oooh.. Namun tidak setiap kali bertemu kami lalu bergulat di atas ranjang. Waktu itu aku masih kuliah.




















