Begitu rasanya malas sekali karena pagi itu aku berangkat ke kantor pagi seklai karena banyak kerjaan
yang menumpuk dan yang tidak enaknya saat berangkat di tengah jalan hujan turun deras sekali, karena
tidak ingin basah kuyup jadinya aku berteduh di sekitar warung terdekat.Ibu permisi numpah berteduh Entah gak tau aku siapa namanya saat itu, hujan mendadak turun tanpa ada
pertanda mendung.“Gak apa apa dik silahkan berteduh nunggu hujan reda kalau di lanjut perjalanannya malah basah kuyup,
jawab ibu pemilik warung tersebut.“Saya pesan kopi susunya Bu, jangan banyak-banyak gulanya ya,” pintaku setelah mengambil duduk dalam
warung itu. Bokep Ojol Susu baru buatan lokal tapi oke punya. Membayangkan kenangan manis bersama Lusi, aku akhirnya lelap tertidur ditemani tembang
manis Katon.Sampai akhirnya gedoran pintu kontrakan membangunkanku. Kan sudah tanggung. Sedangkan Wati,
bernasib sama. Kok saya pusing jadinya Mbak? Mbak, saya belum kawin nih. Puasin aku ya.. Enakhh ughh,”
“Engh.. Tapi cepat




















