“Silakan Bapak tunggu sebentar. Bokep India Gesekannya terasa perih, tidak seperti ketika Doni memasuki tubuhnya. Sedangkan Lindia hanya termangu menatap kertas tadi.Tanpa ekspresi kemudian Lindia meraih ponselnya kemudian menghubungi nomor tadi.—
1 Februari 2015920, Lindia menatap nomor kamr hotel itu. Katanya kemarenIbu ketemu Ko Han, dan saya disarankan Ko Han untuk bisa minta bantuan pada Ibu sepertia pa yang Ibu udah berikan pada Ko Han.”Wajah Lindia berubah dari jijik, kemudian marah dan panik mendengar perkataan Pramono. Boss aja angkat tangan kalo udah urusan sama dia.”
“Aku gak bis cerita Mei.” Tangan Lindia membalik-balik kertas putih bertuliskan nomor telepon. “Iya Ko, jumlahnya segitu Ko apa bisa ya Ko?” jawab Lindia cemas.




















