Aku kan ke sini cuma buat nganterin kamu. Kelvin masih sempat-sempatnya mengganti sarung bantal penopang kepalaku tadi. Bokep jepang Kelvin kembali menjelajahi tubuhku yang barus saja tertutup, dia menciumi setiap lekuk-lekuk di tubuhku. Nah, di sinilah aku ketemu lagi dengan Kelvin. Aku menyusul di belakangnya dengan tampang innocent, maklum kan, baru mencoba baju, namun kelihatannya wajahku kemerahan bekas gejolak nafsu tadi, mataku sedikit berair karena kenikmatan yang baru saja kualami. Sampai akhirnya aku memutuskan Jumat malam akan kubeli saja karena tidak ada yang lain yang lebih menarik. Untuk buang kesal, aku jalan-jalan lihat mobil-mobil di showroom. Kelvin kepengin mengantar, suatu kebetulan bahwa Jumat adalah hari liburnya, selain Selasa.Aku bukan mau belanja. Sudah lama sekali aku tidak disentuh laki-laki. Di sela-sela ciumannya, ternyata aku masih ingat akan gaun yang akan menutupi tubuhku di pesta besok, “Uhhh Kelvin… bajuku belum dibayar… hati-hati…”




















