Perasaan ku tidak menentu, sudah lama sekali sejak aku duduk di bangku SMA baru sekarang lagi ada cewek yang begitu dekat denganku seperti ini. Bokeb Bibir Nadia sangat tipis dan hangat, beberapa detik kunikmati bibirnya yang menempel pada bibirku. Kujilat melingkar membentuk huruf O disekitar putingnya dan ujung putingnya ku sentuh perlahan menggunakan ujung lidahku. Bilang aja nggak usah malu” Ujarku“beneran nih , gak apa-apa?..”tanya Nadia“iya…beneran..,,trus apa?”
“boleh minta cium nggak?” pinta Nadia“ooh..” langsung kudaratkan bibirku ke pipinya.“iiihh…bukan di situ, tapi di sini” ujar Nadia sambil menunjuk bibirnya.Sebenarnya pada waktu itu, hatiku ingin sekali menciumnya tetapi seumur hidupku, belum ada satupun wanita yang pernah ku cium, gaya pacaranku saat SMA dulu juga paling Cuma gandengan tangan saja, tidak lebih. master banget deh kayaknya,.. Bilang aja nggak usah malu” Ujarku“beneran nih , gak apa-apa?..”tanya Nadia“iya…beneran..,,trus apa?”
“boleh minta cium nggak?” pinta Nadia“ooh..”




















