Putih bersih tanpa noda. Bokep Tante Andini tertawa mendengar celotehan saya tadi.Kemudian dia berkata,“Wan, lu benar mau kirimin ke gue?”. Kenapa Din?” tanyaku ingin tahu. Gemana caranya? “Lagi di rumaah. Belai saya dong.. “Hehehe, punya lu juga enak kok. Menjaga cinta, kita, slalu bersama.. Dia tersenyum melihat saya tidak berkedip melihat dirinya. Pernah suatu ketika, Andini tertawa sampai berlutut dilantai sambil memegang perutnya karena tertawa sampai keluar air mata dan sakit perut!!Pada suatu hari (aku lupa persisnya) minggu ke 2 di bulan Februari 2004 yang lalu, Andini menelponku melalui HP. “Ke Autralia? Kuremas pantatnya silih berganti yang kemudian beralih pada buah dadanya. Ah, lu bisa-bisanya aja. Itu juga setelah TA, sama Randy (suaminya). “Jadi maksudnya, lu nggak mau kasih kesempatan ke gue? Entah kenapa, saya merasa senang sekali memperlakukan Andini seperti itu.




















