Sesampainya di rumah setelah terbang sana terbang sini di beberapa kota masih di Pulau Jawa maupun di Pulau Kalimantan dan Sulawesi selama 7 minggu ini untuk urusan bisnis kayu dan hasil-hasil bumi lainnya.Tubuhku mulai dilanda letih dan penat luar biasa. Aku senewen ingin menuntaskan hasratku. Bokeb Lenguhan-lenguhan isteriku kembali terdengar. “Ehh.. Wah.. Mulai menggila kembali goyangan pantat isteriku melayani rangsekan-rangsekan si batang besar itu. Nihh Paakkh..” “Aku sebentar laggii.. Bahkan penasaran. Kuselusupkan tanganku jauh menuju pangkal pahanya. Teruss.. Mulai melenguh. Uffh..”. Mulai kuselusuri dari tetek sampai leher kanan kiri dengan lidahku. Namun secara psikologis justru sebaliknya, aku mulai dapat merasakan suasana rileks dan tentram. Plus gairah buatku. Mulai melenguh. “Yaahh.. Kuamati dari ujung rambut sampai kaki. Kugenjot sedalam-dalamnya memeknya yang rimbun itu. Lalu aku menuju dapur mengendap-endap siapa tahu isteriku di sana dan sekalian mau mengambil air putih.















