Kamu mengerti?” begitu kata ibu. Bahkan aku juga sering tidur di rumah ibuku bersama adik. Bokep Asia “Ya Tuhan, ampunilah segala dosa-dosaku” ratapku seorang diri.Baru sore menjelang magrib aku pulang. Bertiga mereka naik mobil dinas Pak Toyo pulang ke rumah mereka. Aku amat kaget dan ingin mendampratnya, tetapi kembali dengan tenang dan wajah menyeringai, Pak Toyo mengancamku “Ayo, berteriaklah agar semua tetangga datang dan tahu apa yang sudah aku lakukan terhadapmu!” ancamnya serius. Ibu datang pagi hari setelah kios aku buka dan pulang sore hari dijemput Pak Toyo sepulangnya dari kantor.Kehidupan kami bahagia dan biasa-biasa saja sampai pada suatu hari, sekitar empat bulan setelah ibu menikah, suatu tragedi di rumah tangga terjadi tanpa setahu ibuku.




















